Minggu, 10 November 2013



 
Only One and don’t forever
Oleh:AHMAD TAKBIR ABADI
                       
                        17 agustus 1945
                        Negera Kesatuan Republik Indonesia
Telah mengumandang kan keberhasilan
Denga berkata “merdeka,merdeka,merdeka”
Para rakyat pribumi
Rakyat sipil ,generasi muda
Meupun siapapun
Muka suram menghilang menjadi gembira
            Tetapi ,kegembiraan hanya   sekejap  
            Kemerdekaan belum bias di rasakan
Kopi pagi belum bias di minum nikmat
Apalagi , senjata tempur di jadikan hiasan rumah
                                    Para pegerakan telah bermunculan
Pembrontakan melutus di  mana-mana
                                                Merah putih berkibar tidak begitu gampang
                                    Tetapi ini tetap kemerdekaan
                                    Tepat 10 Nepember 1945
Adalah sebuah puncak
Adalah sebuah masa
Di mana hari ini adalah hari yang bersejarah  


Para generasi yang ada di Surabaua
Baik di luar maupun di dalam
Bergabung menjadi satu
Negara Kesatuan Republik Indonesia
Di tambah dengan seruan Bung Tomo
Yang berkata “semboyang tetap kita merdeka atau mati “
Ini lah jiwa  menjadi api
Raga menjadi membara
Untuk melawan Antek tak bermoral
Di sini lah terukir darah
Yang menelan korban bagaiakan mayat yang di missal kan
Tetapai garuda berparu satu  tetap merdeka
Hingga bangsa inggirs mengalah dan berkata
“Only  One And don’t Forever”
“Hanya Satu Dan Tidak Selamanya “



Tidak ada komentar:

Posting Komentar