Only
One and don’t forever
Oleh:AHMAD
TAKBIR ABADI
17
agustus 1945
Negera Kesatuan Republik Indonesia
Telah mengumandang kan keberhasilan
Denga berkata “merdeka,merdeka,merdeka”
Para rakyat pribumi
Rakyat sipil ,generasi muda
Meupun siapapun
Muka suram menghilang menjadi gembira
Tetapi ,kegembiraan hanya sekejap
Kemerdekaan belum bias
di rasakan
Kopi pagi belum bias di minum nikmat
Apalagi , senjata tempur di jadikan hiasan rumah
Para
pegerakan telah bermunculan
Pembrontakan melutus di
mana-mana
Merah putih berkibar tidak begitu
gampang
Tetapi ini tetap
kemerdekaan
Tepat
10 Nepember 1945
Adalah sebuah puncak
Adalah sebuah masa
Di mana hari ini adalah hari yang bersejarah
Para generasi yang ada di Surabaua
Baik di luar maupun di dalam
Bergabung menjadi satu
Negara Kesatuan Republik Indonesia
Di tambah dengan seruan Bung Tomo
Yang berkata “semboyang tetap kita merdeka atau mati “
Ini lah jiwa menjadi api
Raga menjadi membara
Untuk melawan Antek tak bermoral
Di sini lah terukir darah
Yang menelan korban bagaiakan mayat yang di missal kan
Tetapai garuda berparu satu
tetap merdeka
Hingga bangsa inggirs mengalah dan berkata
“Only One And don’t
Forever”
“Hanya Satu Dan Tidak Selamanya “
Tidak ada komentar:
Posting Komentar